Standard Post

Fandi Utomo Tawarkan Program Manarul Ilmu untuk Atasi Persoalan Pendidikan


PKBNews - CALON anggota legislatif (Caleg) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Fandi Utomo tawarkan program Manarul Ilmu (tempat orang belajar) karena kualitas anak didik di jenjang sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) masih menyisakan masalah.

"Untuk bisa mewujudkan peningkatan kualitas anak didik Surabaya, saya sudah menyiapkan program yang saya namai sebagai program Manarul Ilmi atau dalam bahasa Indonesia diartikan sebagai tempatnya orang belajar," katanya, Senin (5/11/2018).

Menurut Fandi, program Manarul Ilmu harus digalakkan di setiap rumah, seluruh fasilitas sosial, fasilitas umum, termasuk musholah dan masjid.

"Pemerintah Kota Surabaya bisa mengembangkan program ini untuk membentuk suasana belajar di lingkungan terdekat. Tentu menghadirkan suasana belajar ini selain yang sudah dikembangkan di sekolah," katanya.

Ia menambahkan, bila program Manarul Ilmi ini dijalankan maka akan sejalan dengan RUU Pondok Pesantren yang saat ini sudah disetujui.

"Cara ini akan dengan membuat suasana kondusif bagi anak-anak agar terus belajar sehingga prestasi meningkat. Jika kita bisa mengembangkan program manarul ilmi di seluruh lingkungan di surabaya, saya yakin kesejahteraan siswa meningkat dengan begitu mampu mendorong prestasi siswa secara keseluruhan,” kata Fandi.

Pria yang dikenal sebagai calon Wali Kota Surabaya itu memastikan kondisi Surabaya yang serba menggunakan teknologi dan meraih banyak penghargaan,

"Lulusan SMP kita belum teratas. Juga dengan lulusan SMA/SMK, kita di Surabaya lulusannya belum ranking pertama. Mengapa dengan anggaran besar lebih dari Rp 8 trilliun tapi lulusan pelajarnya belum unggul dibandingkan daerah yang hitungan anggarannnya lebih rendah bahkan juga dengan daerah pesisir Jawa Timur," ungkapnya.

Masalah ini, menurut Fandi Utomo, juga menjadi masalah yang banyak menjadi konsen banyak pihak selama ia turun bertemu masayarakat. Terutama dari kalangam pemuda dan kalangan masyarakat kebanyakan.

"Kualitas anak didik tidak bisa dilakukan hanya dari sekolah saja. Melainkan harus juga dibentuk suasana lingkungan belajar dimana saja. Terutama di lingkungan anak-anak biasa bermain," tuturnya.

Di tempat sama, Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB Kota Surabaya Musyafak Rouf mengatakan, Fandi Utomo memiliki potensi mampu menjawab kebutuhan warga Kota Surabaya.

Selain itu Fandi Utomo yang dinilai warga NU tulen juga diyakini mampu memenuhi kebutuhan warga nahdiyin.

Karenanya PKB terus melakukan sosialisasi pemenangan Fandi Utomo. Baik untuk legislator di Senayan juga untuk calon wali kota 2020 mendatang. Agar masyarakat tahu dan paham betul sosok calon pemimpinnya ke depan.

"Dengan PKB menunjukan sosok Fandi Utomo Wali Kota Surabaya, maka masyarakat bisa menilai calon pemimpinnya, dengan begitu tidak seperti membeli kucing dalam karung," tandasnya.

 

 

TERKAIT

    -