Standard Post

Wajar Kepuasan Publik Terhadap Kinerja Pemerintah Meningkat


JAKARTA, PKBNews - KETUA Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Faisol Riza berkata, kinerja pemerintah dalam penanganan pandemi Covid-19 sangat meningkat. Sangat wajar apabila kepuasan publik terhadap kinerja pemerintah sangat tinggi.

"Wajar apabila ada kenaikan tingkat kepuasan publik kepada pemerintah," katanya.

Menurut Faisol, terkait peningkatan kinerja di sektor lainnya, yakni sektor jasa, sektor perdagangan dan sektor pertanian harus lebih banyak mendapat perhatian.

"Tiga sektor itu harusnya lebih banyak lagi diberikan perhatian pemerintah. Memang, over all, penanganan pandemi ini kan membuat semua sektor juga menjadi perhatian pemerintah," katanya.

Ketua Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) itu belum ada kemajuan yang cukup berarti di sektor pertanian, baik dari aspek upaya intensifikasi maupun ekstensifikasi.

"Sektor pertanian, menurut saya, belum ada kemajuan yang cukup berarti. Bahkan, untuk penetrasi pasar pun sektor pertanian juga kelihatan belum menguntungkan para petani kita," ujarnya.

Faisol mendorong pemerintah tak melupakan perhatian pada kesejahteraan para petani di masa pandemi. Ia mengatakan, belum ada kemajuan signifikan di sektor pertanian harus menjadi alasan pemerintah untuk memperhatikan kesejahteraan para petani.

"Nah, ini yang diharapkan bisa menjadi alasan bagi pemerintah untuk memberikan perhatian lebih baik lagi," tuturnya.

Hasil survei Litbang Kompas pada periode Agustus 2020, Januari 2021 dan April menunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintah meningkat stabil.

Peneliti Litbang Kompas Yohan Wahyu mengatakan, publik mengapresiasi dan optimistis dengan kinerja pemerintah, terutama di saat pandemi Covid-19.

"Ada tren kenaikan memang di Agustus 2020 itu 65,9 persen, kemudian Januari meningkat sedikit 66,3 persen. Di survei yang ketiga, pada April kemarin 69,1 persen. Kalau kita lihat, trennya memang terjaga relatif naik stabil," kata Yohan.