Standard Post

Kepincut PKB, Wakil Ketua DPD Gerindra Pilih Merapat ke PKB


KOTA PEKANBARU, PKBNews - KESUKSESAN Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) melakukan peremajaan kader membuat Wakil Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Provinsi Riau, Taufik Arakhman, memutuskan berlabuh di partai yang dinahkodai Abdul Muhaimin Iskandar atau Gus AMI. Taufik berkata, keputusanya meninggalkan Partai Gerindra lantaran profil partai yang menjanjikan untuk tahun 2024. Kini Taufik dipercaya memimpin Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB Kota Pekanbaru.

"PKB ini merupakan salah satu partai yang dibilang sukses melakukan peremajaan kader di Riau. Anggota dewannya rata-rata berusia 40 tahun-50 tahun. Profil semacam itu merupakan modal penting menyikapi populasi pemilih usia muda pada tahun 2024," katanya.

Menurut Taufik, pemilih milenial pada Pemilu serentak 2019 menembus angka 42 juta jiwa. Dari jumlah tersebut 17.501.278 orang berusia 20 tahun, dan 42.843.792 orang berusia 21-30 tahun. Adapun kota Pekanbaru pada tahun 2019 memiliki 500 ribu pemilih, menjadikan kota tersebut sebagai daerah dengan jumlah pemilih terbanyak di Riau.

Bukan hanya itu, ujar Taufik, alasanya memilih PKB juga dilatari profil pemilih partai besutan Gus AMI, warga NU dan tamatan pondok pesantren. Merujuk data Kementrian Agama, di Pekanbaru terdapat 26 pesantren. Sedangkan di daerah satelit kota Pekanbaru, seperti Kabupaten Kampar terdapat 45 pesantren, Kabupaten Siak 15 pesantren, dan Kabupaten Pelalawan 6 pesantren.

"Itu belum termasuk sekolah Islam terpadu, yang kian bermunculan di kota Pekanbaru. Dan jika pemilih dari kalangan Islam Urban dapat digarap maksimal, artinya ada basis pemilih yang menjadi tumpuan, bagaimana melakukan organisasi manajerial. Namun bukan berarti kita mengkultuskan diri pada kelompok tertentu, karena PKB ini nasionalis religius," katanya.

Adapun PKB pada tahun 2019 gagal meraih kursi di DPRD kota Pekanbaru. Pada pemilu tahun 2014 PKB meraih 4 kursi di DPRD setempat.

"Justru itu menjadi tantangan, bagaimana mengubah hasil tersebut pada 2024, dengan pemilih yang sudah ada," katanya.

Kepindahan Taufik menuju PKB menghangatkan politik lokal di Riau, terlebih pada saat bersamaan PKB juga mengumumkan berlabuhnya Bupati Kabupaten Kampar, Catur Sugeng Susanto. Catur sendiri merupakan kader tulen Partai Golkar.