Standard Post

PKB Lamongan Terus Panaskan Mesin Politik Menangkan KarSa


LAMONGAN, PKBNews - DEWAN Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Lamongan terus memanaskan mesin politik untuk memenangkan pasangan Kartika Hidayati - Saim S.Pd (KarSa) di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Lamongan 2020.

Setelah sebelumnya, PKB memanaskan mesin di dua dapil, DPC PKB Kembali mesin di Dapil I dan IV yang bertempat di kantor DPC PKB untuk Dapil I dan Terminal Bakso untuk Dapil IV Kecamatan Laren

Ketua DPC PKB Lamongan, H Abd Ghofur berpesan agar mesin-mesin politik PKB yang militan untuk memenangkan pasangan KarSa.

Ghofur berkata, ini adalah kesempatan emas PKB yang berkoalisi dengan PDI Perjuangan di Lamongan, seperti koalisi kebangsaan nasionalis relegius di pemerintahan pusat.

Ia meminta jangan ada kata ragu dalam memenangkan KarSa, karena kesempatan itu tidak datang dua kali.

"Kalau saat ini kita menyianyiakan kesempatan atau peluang besar dengan memegang penuh tongkat kekuasaan di Lamongan. Seperti diketahui Ketua DPRD Lamongan adalah PKB, maka untuk memenuhi target kekuasaan, mari kita rebut juga tongkat kekuasaan di eksekutif untuk mengantarkan kader terbaik NU dan PKB Lamongan sebagai Bupati Lamongan periode tahun 2020-2025," ucap Ghofur.

Di tempat sama Anggota FPKB DPRD Lamongan, M Burhanudin menuturkan rasa optimisnya untuk memenangkan KarSa.

"Pasalnya 80 persen warga Lamongan adalah kalangan Nahdlatul Ulama, apalagi di Dapil I bisa bisa sampai 85% umat Nahdliyin nya," tuturnya.

Terlebih lagi, kata M Burhanudin, acara konsolidasi PKB Lamongan Dapil I ini juga menghadirkan seluruh pengurus Anak Cabang PKB sampai ranting yang tugasnya adalah memenangkan KarSa.

"Tugas mesin partai juga mengajak keluarga handaitolan seluruhnya, di daerah masing masing untuk mengarahkan dan mengajak memilih pasangan Kartika Saim dalam pilkada 9 Desember mendatang," tuturnya.

Senada dengan keduanya, deklarator PKB Lamongan Mustaqim Khoiron menegaskan, sudah saatnya ada kader PKB yang wajib menjadi bupati.

"Sudah saatnya kita antar kader PKB menjadi bupati, dasarnya ada sebuah kerinduan besar dari kalangan warga NU, yang sangat ingin punya bupati dari NU.
Maka pilihan terakhir saat di TPS 9 Desember 2020 nanti adalah dengan memilih KarSa, Kartika-Saim dan menang dalam Pilkada kali ini," tutupnya.

 

TERKAIT

    -