Standard Post

Gara-gara Anggaran Covid-19 Tak Dirasakan Masyarakat, Gus AMI Mengaku Dimarahin Istri


JAKARTA, PKBNews - WAKIL Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat, Abdul Muhaimin Iskandar atau Gus AMI mengaku istrinya Rustini Murtadho tiba-tiba marah karena anggaran Covid-19 tidak dirasakan masyarakat.

"Kebetulan istri saya ikut juga hari ini, selalu ke mana-mana, mana (bantuan, red) triliunannya, kok, enggak terasa, begitu. Seolah-olah saya pemegang kendali triliunan itu dimarahi sama istri saya," kata Gus AMI.

Bu Rustini Murtadho hanya tahu alokasi dana bantuan penanggulangan Covid-19 sebesar Rp695,2 triliun. Menanggapi hal tersebut, ungkap Gus AMI kemudian menjelaskan pada istrinya bahwa dana tersebut bukanlah untuk bidang kesehatan saja, melainkan dibagi-bagi sekian teriliun untuk perlindungan sosial, sektoral K/L dan pemda, dukungan UMKM (usaha mikro, kecil, dan menengah), pembiayaan korporasi, dan insentif usaha.

Sekalipun telah menjelaskan secara gamblang, kata Gus AMI, sang istri masih saja terlihat sewot.

"Terasa pun tidak," tiru Gus AMI.

Gus AMI berkata, mengenai kesejahteraan pendidikan di Indonesia. Ketika Gus AMI mengajak istrinya blusukan ke desa-desa, mereka merasa prihatin dengan libur panjang anak-anak sekolahan yang seakan tak memiliki arah.

"Ketika kami keliling desa, kami lihat anak-anak di desa sudah libur 5 bulan. Libur, bayangkan, libur tanpa pakai program. Kalau libur pakai program masih lumayanlah. Ini libur tanpa arah," tuturnya.

Adapun, cerita pendidikan di Indonesia terdengar sampai terdengar di telinga Gus AMI di tanah kelahirannya, Jombang. Kabarnya, di sana ada sebuah kabar menarik tentang siswa didik yang mencari sinyal internet sampai dapatnya di kuburan.

"Ketika wifi belum ditemukan, itu memang menggunakan kuburan untuk mengambil sinyal langit," tandasnya.