Standard Post

Gus AMI Minta Kemendag Siapkan Berbagai Cara untuk Bangkitkan Sektor Perdagangan


JAKARTA, PKBNews - KEMENTERIAN Perdagangan (Kemendag) sepatutnya menyiapkan berbagai cara untuk membangkitkan sektor perdagangan Indonesia di tengah pandemi Covid-19.

"Sepatutnya Kementerian Perdagangan menyiapkan berbagai cara untuk membangkitkan sektor perdagangan Indonesia di tengah pandemic Covid 19," tulis Ketua Umum (Ketum) Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar (Gus AMI) dalam laman twitter miliknya @cakimiNOW, Jumat (26/6/2020).

Menurut Gus AMI, Kemendag bisa memulai dengan memudahkan dan mempercepat perizinan, hingga memberikan pelatihan bagi calon eksportir   

"Tentu pelatihan untuk calon eksportir baru dengan strategi inovatif," lanjutnya.

Sementara itu, Menteri Perdagangan (Mendag) Agus Suparmanto berkata, pandemi Covid-19 telah memberikan beberapa dampak dan tantangan baru bagi perdagangan global, termasuk Indonesia. Untuk itu diperlukan terobosan dan stimulus guna memacu pertumbuhan ekonomi kembali stabil, salah satunya memperkuat merek lokal di pasar global.

Untuk menggenjot nilai ekspor Indonesia yang turut terdampak Covid-19, Kemendag juga menerapkan berbagai kebijakan strategis di bidang ekspor dan impor.

Kebijakan strategis tersebut juga termasuk memberikan pelatihan kepada calon eksportir baru secara virtual selama masa pandemi. Kemudian mengusulkan insentif berupa asuransi atau kredit ekspor bagi eksportir terdampak Covid-19.

Pada periode Januari sampai Mei 2020, neraca perdagangan Indonesia mencatat surplus sebesar US$4,31 miliar. Kontributor terbesar yakni surplus nonmigas sebesar US$7,67 miliar. Pada periode tersebut pula, ekspor Indonesia mencapai 64,46 miliar dolar AS, dengan nilai ekspor nonmigas sebesar US$60,97 miliar. Pertumbuhan ekspor itu, disumbang oleh ekspor produk bahan bakar mineral sebesar US$8,13 miliar, serta produk lemak dan minyak hewani atau nabati sebesar US$7,51 miliar.