Standard Post

PKB Berharap Pemerintah Bisa Menjadi Jembatan Antara Pengusaha Besar dan UMKM


JAKARTA, PKBNews - PEMERINTAH diharapkan bisa menjadi jembatan kebersamaan antara Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan pengusaha besar, khusunya dalam bidang permodalan. Sehingga, pengusaha besar bisa mengurangi impor bahan baku industri.

"UMKM butuh tindakan konkret pemerintah, karena pelaku UMKM merupakan sektor yang berada dalam posisi terdampak Covid-19 yang sangat luar biasa," kata Anggota Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Siti Mukaromah, Rabu (24/6/2020).

Ketua Umum (Ketum) Dewan Pengurus Pusat (DPP) Perempuan Bangsa (PB) itu mendorong adanya strategi dan sinergitas lintas kemitraan dalam rangka mendorong pemerataan ekonomi bagi masyarakat kecil khususnya UMKM.

"Pembangunan nasional tahun 2021 mendatang sangat bergantung pada beberapa indikator. Indikator pertama adalah bagaimana penanganan pandemi virus Corona, sedangkan yang kedua adalah pemulihan ekonomi nasional tahun 2020 merupakan tantangan multisektor," kata Erma sapaan akrab Siti Mukaromah.

Selain menyoroti UMKM, Erma juga menyoroti peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) yang lebih berkualitas. SDM menjadi tantangan tersendiri dalam sistem pendidikan dan kesehatan yang mampu beradaptasi di tengah pandemi.

"Ada semacam gap dalam fasilitas pendidikan, dalam hal ini antara pendidikan negeri dan pendidikan swasta. Untuk itu, dia mendesak pemerintah memberikan adanya solusi yang terjadi di tengah masyarakat tersebut," kata dia.

Termasuk, lanjut Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PKB itu, bagaimana pendidikan pesantren butuh perhatian khusus dari pemerintah. Terlebih, dalam situasi new normal, mereka membutuhkan perhatian khusus dari pemerintah secara langsung.

"Saya tentunya berharap mengingar pendidikan pesantren adalah bagian dari salah satu generasi masa depan dimana negara harus memberikan kesempatan yang sama," ucap Erma.