Standard Post

Bidan Berperan Penting Menurunkan Angka Kematian


JAKARTA, PKBNews - KETUA Umum (Ketum) Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar (Gus AMI) mengakui peran apik bidan dalam menurunkan angka kematian anak di Indonesia.

"Anak adalah masa depan sebuah bangsa. Bidan berperan penting dalam menurunkan angka kematian anak yang saat ini mencapai 305 per 1000 kelahiran hidup," tulis Gus AMI di laman Instagram pribadinya, (Rabu (24/6/2020).

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) bidang Kesejahteraan Masyarakat itu minta pemerintah untuk menjamin kesejahteraan mereka, terutama yang berada di daerah terpencil.

“Kesejahteraan dan profesionalitas adalah utama. Pemerintah harus memperhatikan kesejahteraan para bidan, terutama di pedesaan, daerah terpencil dan tertinggal," ujarnya.

Hari Bidan Nasional berawal dari Konferensi Bidan Pertama di Jakarta pada tanggal 24 Juni 1951 atas prakarsa para bidan senior yang berdomisili di Jakarta.

Dalam konferensi tersebut telah dirumuskan tujuan IBI yaitu menggalang persatuan dan persaudaraan antar sesama bidan, membina pengetahuan dan keterampilan anggota profesi kebidanan, membantu pemerintah dalam pembangunan nasional, serta meningkatkan martabat dan kedudukan bidan dalam masyarakat.

Tokoh yang turut andil dalam konferensi tersebut yaitu Selo Soemardjan, Fatimah, Sri Mulyani, Salikun, Sukaesih, Ipah, dan  S. Margua. Mereka memproklamirkan IBI sebagai satu-satunya organisasi resmi bidan di seluruh Indonesia.