DPP PKB Tunjuk Neng Eem Pimpin DPC PKB Bener Meriah
JAKARTA, PKBNews - KETUA Umum (Ketum) Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar (Gus AMI) menunjuk Neng Eem Marhamah sebagai Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB Kabupaten Bener Meriah.
Penunjukan Neng Eem Marhamah tertulis dalam Surat Keputusan DPP PKB dengan Nomor 2856/ DPP/ 01/ VI/ 2020 tentang penetapan susunan DPC PKB Kabupaten Bener Meriah, yang dikeluarkan pada 16 Juni 2020 dan ditandatangani Ketum DPP PKB , Gus AMI dan Sekretaris Jenderal (Sekjen) H Hasanuddin Wahid.
Dengan diterbitkanya SK sementara Penetapan Susunan DPC PKB Bener Meriah, maka SK petapan sebelumnya dengan Nomor 2293/DPP-03/VI/A.1/VI/2017 tentang penetapan susunan DPC PKB Bener Meriah Provinsi Aceh periode 2017-2022 dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.
Berdasarkan SK sementara, Irmawan dan Tgk H Sarkawi menjabat sebagai wakil ketua, sedangkan Sekretaris dijabat oleh H Ruslan M Daud (HRD).
"Kepengurusan DPC PKB Bener Bener Meriah saat ini diambil alih oleh DPP PKB sesuai dengan surat Nomor 2856/ DPP/ 01/ VI/ 2020," terang H Ruslan M Daud (HRD) yang dalam pengurusan baru menjabat sebagai Sekretaris DPC PKB Bener Meriah.
HRD menegaskan, "Jabatan ini bukan kami meminta sendiri, tetapi kami dipercayakan dan ditunjuk oleh DPP PKB," tuturnya.
Menurut HRD, selama ini ada persoalan internal antarpengurus DPC PKB Bener Meriah, sehingga roda organisasi tidak berjalan maksimal.
"Kita tidak pada posisi menyalahkan siapa-siapa, fungsi kita adalah merapatkan barisan, karateker fungsinya untuk menjembatani, melihat, mengakomodir aspirasi semua pengurus DPAC, DPC dan kader untuk terbentuk kepengurus DPC PKB Bener Meriah yang definitif," katanya.
Lanjut HRD, hasil dari aspirasi semua pengurus dan kader nantinya akan dilaporkan kepada DPP PKB dan juga DPW PKB Provinsi Aceh.
"Kita juga mengharapkan kepada seluruh kader, apa yang sudah diputuskan DPP PKB itu lah yang terbaik. Sebagai kader harus menghormati keputusan DPP PKB demi kerukunan umat," ucapnya.
HRD melanjutnya, sebagai kader wajib menaati dan mematuhi apa yang sudah diputuskan DPP PKB demi kebaikan bersama dan juga DPC PKB Kabupaten Bener Meriah.
"Kita juga mengajak untuk saling bekerja sama, saling mengisi satu dengan yang lainnya apal lagi ke depan dihadapkan dengan pelaksanaan Pemilu tahun 2022.
Kita bagian daripada pengambil peran dalam pemenangan Pemilu 2022, kalau dilaksanakan pada tahun 2024 juga kita bagian dari itu," katanya.
Intinya, ujar HRD, pihaknya ingin yang terbaik untuk partai dan jangan saling menyalahkan antara satu dengan yang lain sehingga membuat kekisruhan sesama pengurus dan kader.
"Kewajiban kami sebagai karateker yang ditunjuk DPP PKB yaitu untuk menyukseskan terpilihnya pengurus DPC PKB Kabupaten Bener Meriah yang definitif, dan tidak lebih dari pada itu apa yang kami dapat akan kami laporkan kepada DPP PKB, apapun hasilnya itulah yang terbaik untuk menjaga nama baik partai," tandasnya.







TERKAIT