Standard Post

PKB Mendukung Langkah Pemerintah Hentikan Impor Pangan dari Tiongkok


PKBNews - POLITISI Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Daniel Johan mendukung langkah pemerintah menghentikan sementara impor bahan pangan dari Tiongkok sebagai antisipasi penyebaran virus Corona.

"Langkah pemerintah sudah tepat. Namun, pemerintah harus benar-benar mengantisipasi pasokan kebutuhan pangan, sesuai kebutuhan masyarakat," kata Ketua Dewan Pengurus Pusat (DPP) Bidang Sumber Daya Alam dan Sumber Daya Energi (SDA dan SDE) kemarin.

Wakil Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) mengingatkan pemerintah jangan sampai keseimbangan pasokan dan kebutuhan terganggu sehingga harga-harga pangan meroket.

"Pemerintah harus secepatnya melakukan pemetaan agar kebutuhan masyarakat tidak terganggu," ujar Daniel.

Sebelumnya, Kementerian Perdagangan menghentikan sementara barang impor dari Cina menyusul pengumuman Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bahwa virus Corona sebagai darurat global.

"Berkaitan dengan impor, negara yang terjangkit ini Cina, sementara harus dihentikan. Bahkan turis pun sudah disetop," kata Menteri Perdagangan Agus Suparmanto.

Kata Agus kebijakan tersebut sengaja dibuat dalam rangka menahan penyebaran virus Corona ke dalam negeri.

"Bahkan seluruh negara sudah demikian. Ini supaya kita tidak terjangkit. Kita ini kan penduduknya 267 juta jiwa. Jadi harus hati-hati," tuturnya.

Secara spesifik, Agus menyampaikan, impor yang dihentikan sementara itu berkaitan dengan makanan dan minuman. Kebijakan itu berlaku hingga wabah virus corona sudah dapat diselesaikan.

"Spesifiknya berkaitan dengan makanan dan minuman itu harus sementara disetop. Ditundalah. Ya bagi pengusaha harus terima, memang begitu kondisinya," kata dia.